Kebiasaan – Kebiasaan Menarik Orang Jepang

Kebiasaan Menarik Orang Jepang

Kebiasaan – Kebiasaan Menarik Orang Jepang – Jepang terkenal sebagai negara yang sangat menjunjung tinggi adat istiadat serta tata krama. Tata krama ini lah yang akhirnya seakan membentuk kebiasaan baik di orang-orang jepang. Jika anda ingin berkunjung ke Jepang, entah untuk tinggal lama atau hanya beberapa hari anda harus mengetahui beberapa kebiasaan menarik orang Jepang yang juga bisa anda contoh. Berikut adalah kebiasaan – kebiasaan menarik yang sudah kami rangkum:

Kebiasaan Menarik Orang Jepang

1. Nomikai

Nomikai atau posisi tempat duduk pada saat pesta minum yang berkaitan dengan pekerjaan, dan hal ini sudah menjadi adat istiadat sejak ratusan tahun yang lalu. Walau tidak begitu ditaati secara ketat dalam masyarakat jaman sekarang, kerapkali ditemui ada penataan lokasi tempat duduk untuk memperlihatkan rasa hormat ke bos dan atasan.

Ketentuan posisi tempat duduk pada umumnya sebagai berikut:
・Orang yang mempunyai status tertinggi, duduk di bangku paling dalam yang berada paling jauh dari pintu keluar.
・Urutan orang yang duduk di dekat bangku orang yang tertinggi ialah urut dari orang yang mempunyai status sosial Slot Online Terbaik Dan Terpercaya No 1 atau status yang tinggi sampai ke rendah.
・Lainnya, misalkan pendatang baru, duduk di bangku yang dekat sama pintu.

Walau berkaitan dengan jalinan usaha, tidak ada kewajiban jaga peraturan kantor pada acara nomikai. Ini ialah nomikai usaha ala-ala Jepang untuk hilangkan tindakan status jalinan seperti bos, bawahan, dan usia, dengan minum yang banyak sampai rasa capek dan persoalan sepanjang sehari itu dapat musnah. Ada pula istilah “bureiko”, untuk menerangkan sikap ini. Omong-omong, “bureiko” memiliki kandungan makna “tak perlu malu”.

2. Tidak Menuang Minuman Sendiri

Etika saat bersosialisasi di Jepang masih dijunjung tinggi, terhitung saat minum bersama rekan-rekan atau keluarga. Isi gelas keduanya telah menjadi pattern yang tidak dapat sembarangan dilanggar.

Saat minuman di gelasmu habis, tidak boleh menuang minuman untuk diri kamu sendiri, biarkan nanti temanmu mengisinya. Hal sama berlaku untuk seseorang, kamu harus isi gelas seseorang saat ketahui gelasnya kosong.

3. Rasa Malu Yang Tinggi

Budaya malu salah satunya hal yang sudah mendarah daging di Jepang, warga Jepang akan berasa malu saat melakukan perbuatan kekeliruan. Saat kekeliruan mereka dijumpai seseorang karena itu mereka akan mengaku dan langsung mohon maaf.

Sama dalam kasus menteri olahraga Jepang Hakubun Shimomura yang memundurkan diri berkaitan penangguhan gagasan pembangunan stadion untuk Olimpiade 2020 di Tokyo karena bengkak ongkos. Bahkan juga ia kembalikan upahnya sepanjang enam bulan jadi menteri loh.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *